Cara Mobil Kasih ‘Tahu’ Kapan Waktunya Ban Di-spooring dan Balancing Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Mobil Kasih ‘Tahu’ Kapan Waktunya Ban Di-spooring dan Balancing, http://www.tribunnews.com/otomotif/2018/06/25/cara-mobil-kasih-tahu-kapan-waktunya-ban-di-spooring-dan-balancing. Editor: Fajar Anjungroso

Nitro Pratama Nitrogen service Indonesia

 

 

Jika mobil Anda memiliki mobilitas tinggi dan sering melewati jalanan yang tidak rata, mungkin gejala yang pernah Anda rasakan yaitu setir mobil agak berat ke kiri atau ke kanan, atau setir mobil terasa bergetar pada kecepatan tertentu, itu merupakan salah satu tanda bahwa mobil Anda perlu di spooring dan balancing.Spooring adalah alignment atau proses pada mobil untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal, sesuai dengan settingan pabrik. Biasanya dua roda depanlah yang akan diluruskan dan diatur agar kembali seperti sedia kala. Sedangkan balancing adalah penyesuaian atau upaya menjaga keseimbang pada titik atas bawah atau kiri kanan roda dengan cara menambahkan timah pada bagian yang kurang. Biasanya ini dilakukan setelah penggantian ban atau velg, dan jika kilometernya sudah mencapai batas untuk balancing.

Mengutip dari lama resmi Hyundai Indonesia, spooring dan balancing idealnya dilakukan ketika pergantian ban atau melakukan rotasi ban setiap 2-3 bulan sekali.

Image result for spooring balancing
foto credit from Malaca Turst Insurance

Namun spooring dan balancing juga harus dilakukan saat handling sudah tidak stabil. Cara mengeceknya adalah membawa mobil di kecepatan 40-50 kilometer per jam di jalanan kosong, dan lepaskan setir kemudi dari genggaman.

“Apabila laju mobil tidak lurus, maka perlu di spooring dan balancing,” tulis Hyundai.

Image result for spooring balancing
foto credit from carvaganza.com

Sementara itu, Wakil Kepala Bengkel Plaza Toyota Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Saiful Anwar, menjelaskan ada sepuluh manfaat yang bisa dirasakan dari rutin melakukan spooring dan balancing.

Kesepuluh manfaat tersebut, yakni

1. Meningkatkan kenyamanan dalam berkendara.

2. Menghemat pemakaian ban.

3. Menghemat pemakaian bahan bakar.

4. Menghindari keausan yang tidak merata pada ban.

5. Kendali mobil menjadi lebih stabil.

6. Posisi kemudi bisa segera kembali lurus, terutama setelah belok.

7. Menghilangkan suara “berdecit” pada ban ketika berbelok.

8. Menyelaraskan kelurusan roda kemudi.

9. Meningkatkan kestabilan dalam berkendara.

10. Menjaga keawetan kaki kaki (understeel) mobil

“Hal terpenting adalah melakukan perawatan berkala setiap enam bulan sekali, dan pastikan kendaraan aman dan nyaman untuk dikendarai,” ucap Saiful.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Tanda-tanda Mobil Perlu Spooring dan Balancing”.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Mobil Kasih ‘Tahu’ Kapan Waktunya Ban Di-spooring dan Balancing, http://www.tribunnews.com/otomotif/2018/06/25/cara-mobil-kasih-tahu-kapan-waktunya-ban-di-spooring-dan-balancing?page=2.

Editor: Fajar Anjungroso

Tindakan preventif agar mobil terhindar dari gejala limbung:

  1. Lakukan spooring dan balancing secara berkala. Karena tiap produk mobil memiliki system dan teknologi yang berbeda-beda di bagian suspensinnya.
  2. Bila ingin merotasi ban, rotasi ban harus dilakukan secara benar dan teratur akan memberikan keausan yang merata untuk semua ban di mobil Anda. Untuk mobil penggerak empat roda, dianjurkan melakukan rotasi ban setiap 10.000 hingga 12.000 kilometer (sumber: Goodyear Indonesia).
  3. Pasanglah roda dengan mengikuti petunjuk arah putar yang tertera pada kulit ban dan berikan tekanan angin yang sesuai dengan buku petunjuk dari pabrik.
  4. Sebelum dimulai perbaikan spooring dan balancing lakukan pengecekan semua kondisi ban dan velg, pengecekan bagian suspensi, hubungan pada setiap sambungan kaki-kaki, kondisi chasis serta bodi kendaraan.
  5. Untuk mendapatkan hasil spooring dan balancing yang maksimal, pastikan bahwa bengkel yang dikunjungi memiliki peralatan standard dan sesuai dengan karakter mobil Anda.
  6. Hindari mengganti ban dengan mengunakan ban bekas, walaupun harganya murah risiko tinggi terhadap keselamatan.
  7. Apabila mengalami ban bocor atau pecah dijalan, gunakan ban cadangan yang memiliki ukuran yang sama dengan ban aslinya. Kalau ban cadangan yang tersedia berbeda atau lebih kecil, pergunakan ban ini hanya untuk keperluan darurat sampai ban aslinya bisa diperbaiki.
Foto Nitro Pratama.
Nitrogen Biru SPBU 34-16933 Jl Raya Tegar Beriman PEMDA Cibinong

Melakukan perawatan mobil secara berkala dapat mencegah bahaya kecelakaan akibat ban gundul ataupun ban pecah. Oleh karena itu lakukanlah servis mobil secara berkala, jaga diri serta keselamatan Anda, rawat kendaraan anda secara berkala untuk menghindari segala resiko dalam perjalanan anda dan gunakan selalu angin ban kendaraan dengan Nitrogen Biru operated by Nitropratama branding by Enduro express di SPBU Pertamina terdekat di kota anda

 

Facebook dan IG : Nitropratama dan winazcoffeeshopid

Nitro Pratama Nitrogen service Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*