9 Fakta Persiapan Hadapi Mudik 2018, Nomor 5 Sepele Tapi Fatal

Nitro Pratama Nitrogen service Indonesia

JAKARTA – Pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk menghadapi musim mudik lebaran Idul Fitri 2018 yang menyisakan dalam hitungan hari saja. Berbagai upaya dilakukan, dari mulai penyusunan kebijakan hingga percepatan pembangunan jalan tol pun dilakukan pemerintah.

Berikut langkah-langkah antisipasi yang akan di lakukan pemerintah dalam mengahadapi musim Mudik Lebaran yang berhasil dirangkum Okezone :

1. Gandeng Polisi dan TNI.

Dalam upaya menyukseskan musim mudik lebaran, pemerintah memutuskan untuk menggandeng atau bersinergi dengan Kepolisian. Karena menurutnya, langkah sinergi tersebut tergolong sukses jika berkaca dari musim mudik lebaran pada tahun lalu.

Selain itu, pemerintah melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga memutuskan untuk menggandeng TNI. Hal tersebut juga berkaca pada satuan tugas- satuan tugas yang dibentuk pemerintah di sektor lain seperti salah satunya pangan yang tergolong sukses.

“Dalam rapat semua format kemarin sudah kita bicarakan dengan baik. Dan lebih oke selain (menggandeng) Polres kita juga menggandeng militer,” ujarnya.

2. Selain darat, Kemenhub Dorong Laut dan Udara Sebagai Alternatif Mudik.

Jalur darat memang selalu menjadi favorit masyarakat untuk mudik. Sehingga tak jarang jalur darat sering terjadi kepadatan karena terlalu banyaknya volume kendaraan.

Oleh karena itu, untuk memastikan penguraian kepadatan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong agar masyarakat tidak terpaku pada jalur darat saja. Menurutnya, masih ada beberapa alternatif seperti udara dan laut yang bisa dijadikan alternatif oleh para pemudik.

Baca Juga : Kabar Gembira, Tarif Tol Bakal Diskon saat Mudik Lebaran 2018

ASTAGA! Tarif Tol Bogor - Ciawi Naik Hingga 550%

“Darat bukan segalanya. Harus manage moda yang lain seperti kereta dan pesawat. Pesawat tambah movement, pesawat besar, dan lebih jam 10,” ucapnya.

3. Kementerian PUPR Percepat Pembangunan dan Perbaikan Jalan Nasional.

Dalam rangka memastikan kesiapan arus mudik lebaran, Kementerian PUPR melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang akan digunakan untuk mudik lebaran. Tak hanya ruas tol, beberapa jalan nasional arteri juga diperbaiki.

Salah satunya adalah dengan membangun underpasnya dibeberapa titik yang sering terjadi kemacetan seperti di Gerbang Tol Brebes (Brexit). Dan juga melakukan percepatan perbaikan pada jembatan cincin Lamongan yang ambruk beberapa waktu lalu.

“Kalau jalan Pantura sudah semua oke kecuali di kawasan jembatan cincin Lamongan sekarang sudah mulai dikerjakan mungkin H-10 jembatan cincin lama sudah dioperasikan,” kata Basuki

4. Kementerian PUPR akan Stop Pembangunan Proyek Infrasturktur

Selain langkah percepatan pembangunan, Kementerian PUPR juga akan melakukan langkah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk melancarkan mudik lebaran 2018. Salah satunya adalah dengan melakukan himbauan kepada kontraktor untuk menghentikan sementara proyek pembangunannya.

Baca Juga : Menteri Basuki: Seluruh Pengerjaan Jalan Dihentikan pada H-10 Lebaran

Mulai Hari Ini Tarif Tol Dalam Kota Naik Rp500-1.500

“Kami akan himbau agar dihentikan semuanya pekerjaan-pekerjaan jalan pada H-10 Lebaran,” ucap Basuki.

5. Kementerian PUPR akan Sediakan Mobil Toilet untuk Pemudik

Kementerian PUPR juga akan menyediakan mobil toilet yang akan dipasang pada titik titik kemacetan. Sehingga diharapkan para pemudik bisa buang air meskipun dalam kondisi macet sekalipun.

“Ruas yang sering macet kita sediakan mobil toilet. Di daerah fungsional kita siapkan tambahan per sepuluh atau 20 km,” kata Basuki.

Nitro Pratama Nitrogen service Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*